Damai Kasih Channel
DKC
Damai Kasih Channel
πŸ“

Artikel

πŸ“–

Kitab Suci

πŸ•

Renungan

πŸ“•

Katekismus

β™š

Lainnya

Home

Renungan Harian Katolik, Selasa, 20 Oktober 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan

SELASA PEKAN BIASA XXIX Warna Liturgi: Hijau

Mirifica (Komsos KWI) Β·
Bagikan:
Renungan Harian Katolik, Selasa, 20 Oktober 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan
100%

SELASA PEKAN BIASA XXIX
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – Efesus 2:12-22

Kristuslah damai sejahtera kita yang mempersatukan kedua belah pihak.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, ingatlah bahwa kalian dahulu tanpa Kristus. Waktu itu kalian tidak termasuk warga umat Allah dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan. Waktu itu kalian tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dunia. Tetapi sekarang dalam Kristus Yesus, kalian yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus.

Dialah damai sejahtera kita, yang mempersatukan kedua belah pihak, dan yang telah merobohkan tembok pemisah, yaitu permusuhan. Sebab dengan wafat-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru dalam diri-Nya. Dengan demikian Ia mengadakan damai sejahtera. Dalam satu tubuh Ia memperdamaikan keduanya dengan Allah oleh salib dan mengakhiri permusuhan pada salib itu.

Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kalian yang jauh dan kepada mereka yang dekat. Sebab oleh Dia kita, kedua pihak, beroleh jalan masuk kepada Bapa dalam satu Roh.

Demikianlah kalian bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan orang kudus dan anggota keluarga Allah. Kalian dibangun atas dasar para rasul dan para nabi dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di atas Dia tumbuhlah seluruh bangunan yang rapi tersusun menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan. Di atas Dia pula kalian turut dibangun menjadi kediaman Allah dalam Roh.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 85:9ab-10.11-12.13-14 – Refren:9

Tuhan hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya.

  • Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah! Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya? Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa, dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.
  • Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.
  • Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan memberikan hasil. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan damai akan menyusul di belakang-Nya.
Bait Pengantar Injil – Lukas 21:36

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.

Bacaan Injil – Lukas 12:35-38

Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang berjaga.

Inilah Injil Suci menurut Lukas:

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, β€œHendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Hendaklah kalian seperti orang yang menanti-nantikan tuannya pulang dari pesta nikah, supaya jika tuannya datang dan mengetuk pintu, segera dapat dibukakan pintu.

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya sedang berjaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu, Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilahkan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari, dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah para hamba itu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Gambaran tentang seseorang yang pinggangnya tetap berikat dan pelitanya tetap menyala dalam Injil hari ini berkaitan dengan cara berpakaian seorang hamba yang siap melayani, walaupun hari sudah gelap dan orang-orang pada umumnya sudah tidur. Tuhan Yesus memberikan penilaian tentang hamba tersebut sebagai β€œorang yang berbahagia” karena ia senantiasa berjaga-jaga dan dengan segera akan membukakan pintu bagi sang tuan. Hamba ini disebut yang berbahagia karena ia akan luput dari murka tuannya, bahkan ia akan memperoleh pujian dari sang tuan karena kesetiaannya berjaga. Ia amat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.

β€œTuan” dalam Injil ini dapat ditafsirkan sebagai Tuhan Yesus sendiri yang akan datang ke dunia untuk kedua kalinya dalam kemuliaan-Nya. Dia akan menghakimi seisi dunia, memisahkan yang baik dan yang jahat. Orang-orang baik akan diselamatkan oleh Tuhan Yesus dan diajak memasuki surga-Nya yang mulia. Kita akan termasuk dalam golongan orang yang terselamatkan jika β€œpinggang kita tetap berikat” dan β€œpelita kita tetap menyala”. Artinya, kita senantiasa menantikan kedatangan Yesus itu dengan doa, dengan penuh iman dan harapan, dalam hidup yang penuh kasih, dan penuh rasa tanggung jawab dalam mengemban setiap tugas dan pekerjaan kita. β€œBerbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang” (Luk. 12:37).

Tuhan, semoga kami menantikan kedatangan-Mu dengan senantiasa mengusahakan hal-hal baik bagi sesama kami. Dengan demikian, Engkau mendapati kami sebagai β€œhamba yang setia” dan layak menghuni surga bersama-Mu, amin.

This image has an empty alt attribute; its file name is ChatGPT-Image-Jun-4-2026-04_04_43-PM-1.png

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor

Komsos KWI

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Artikel Terkait