Koronka & Kerahiman Ilahi
Divine Mercy Chaplet
Doa Pembuka
Tanda Salib:
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Doa Kerahiman Ilahi:
Ya Yesus,
Engkau telah wafat,
namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa,
Dan terbukalah lautan kerahiman bagi seluruh dunia,
O Sumber kehidupan, Kerahiman ilahi yang tak terselami,
Naungilah segenap dunia, dan curahkanlah diri-Mu pada kami.
O, Darah dan Air, yang telah memancar dari Hati Yesus,
sebagai Sumber Kerahiman bagi kami,
Engkaulah andalanku!
Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa,
Kudus dan kekal, kasihanilah kami,
dan seluruh dunia ….. (3x)
Yesus, Raja Kerahiman Ilahi,
Engkaulah Andalanku.
Amin
(dapat dilanjutkan dengan Doa Koronka)
Pada Manik-manik Bapa Kami
Bapa yang kekal, aku persembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putra-Mu yang terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai penebus dosa-dosa kami dan dosa-dosa seluruh dunia.
Pada Manik-manik Salam Maria (10x)
Demi sengsara-Nya yang pedih, kasihanilah kami dan seluruh dunia.
(Ulangi 10 kali pada setiap dekade)
Doa Penutup (3x)
Maha Kudus Allah, Maha Kudus yang Perkasa, Maha Kudus yang Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia.
(Ulangi 3 kali)
Doa Penutup Opsional
Ya Tuhan Yesus yang kekal, Raja penuh kerahiman, pada saat kerahiman-Mu yang agung, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin.
Tentang Koronka & Kerahiman Ilahi
Koronka & Kerahiman Ilahi adalah doa yang diajarkan oleh Yesus kepada Santa Faustina Kowalska pada tahun 1935. Doa ini dipanjatkan menggunakan rosario biasa dan memohon kerahiman Allah bagi kita dan seluruh dunia.
Waktu Istimewa: Pukul 15:00 (3 sore) setiap hari - jam kematian Yesus di kayu salib. Yesus berjanji bahwa pada jam ini, Dia tidak akan menolak apapun yang dimohonkan dalam nama kerahiman-Nya.
Cara Berdoa: Gunakan rosario biasa. Mulai dengan Tanda Salib dan doa pembuka, lalu pada manik besar ucapkan doa "Bapa yang kekal...", dan pada 10 manik kecil ucapkan "Demi sengsara-Nya...". Ulangi untuk 5 dekade, lalu akhiri dengan doa penutup 3 kali.