Yesus berdoa untuk kesatuan umat-Nya di tengah perpecahan dunia.
Dunia kita mudah terpecah oleh perbedaan, entah itu opini, politik, budaya, suku, bahkan hal-hal yang sebenarnya sepele. Kita hidup di tengah masyarakat yang cepat menghakimi dan lambat...
KAMIS PEKAN VII PASKAHSanto Eugenius de MazenodSanto Kristoforus dari MagallanWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 22:30;23:6-11Hendaknya
KAMIS PEKAN VII PASKAHSanto Eugenius de MazenodSanto Kristoforus dari MagallanWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 22:30;23:6-11Hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma. Bacaan dari Kisah Para Rasul: Setelah Paulus ditangkap di kota Yerusalem, kepala pasukan ingin mengetahui dengan teliti
Kita diutus untuk menjadi terang, dilindungi oleh Allah dalam menghadapi tantangan dunia.
Dua bacaan hari ini melanjutkan narasi hari-hari sebelumnya: perpisahan Paulus dengan para penatua di Efesus, serta doa Yesus kepada Bapa menjelang sengsara dan wafat-Nya.
Dalam Bacaan Pertama,...
Analisis Teologis, Historis, dan Biblis terhadap Inkarnasi dan Martabat Maria — membongkar tuduhan bahwa gelar Theotokos adalah penghujatan, dan membuktikan bahwa menolaknya justru merusak doktrin keilahian Kristus.
Banyak oknum menuduh gelar Theotokos sebagai penghujatan dengan argumen: Mana mungkin ciptaan melahirkan Pencipta? Namun tuduhan ini sebenarnya adalah bentuk kebodohan sejarah yang menyerang inti keilahian Kristus. Elisabeth yang dipenuhi Roh Kudus berseru: Ibu Tuhanku. Para Bapa Gereja, Konsili Efesus, hingga Reformator Protestan sendiri mengakui gelar ini. Menolak Theotokos bukan...
Karl Barth, T. F. Torrance, Wolfhart Pannenberg, dan Donald G. Bloesch — empat teolog Protestan modern yang membela gelar Theotokos bukan demi Mariologi, melainkan untuk menjaga integritas Kristologi alkitabiah.
Dalam lanskap teologi Protestan modern dan kontemporer, istilah Theotokos tidak lagi dipandang sebagai dogma khas Katolik yang harus dicurigai. Para teolog Protestan terkemuka kembali merangkul istilah ini — bukan karena pergeseran menuju Mariologi, melainkan komitmen mutlak untuk menjaga integritas doktrin tentang Kristus. Menolak Theotokos justru berisiko menjatuhkan gereja ke dalam...
Martin Luther, Ulrich Zwingli, dan Jean Calvin — tiga Reformator Protestan generasi pertama yang justru mengakui Maria sebagai Tabut Perjanjian Baru, sebuah tradisi yang kemudian ditinggalkan oleh teologi pasca-Reformasi.
Penggunaan istilah Tabut Perjanjian untuk Maria bukanlah invensi Katolik yang terlambat. Martin Luther secara gamblang menyebut Maria sebagai tabut perjanjian yang baru. Zwingli menggunakan argumen perlindungan Allah terhadap Tabut Perjanjian lama untuk mempertahankan keperawanan abadi Maria. Calvin membuat paralel tipologis antaria dan kunjungan Maria ke rumah Elisabet. Ketiga Reformator Protestan...
Membedah tipologi Maria sebagai Tabut Perjanjian Baru melalui lensa Kitab Suci, Tradisi Patristik, dan teologi sistematik — sebuah sanggahan terhadap reduksionisme biblika modern.
Seringkali kita menyaksikan upaya-upaya menyempitkan kemahabesaran rencana keselamatan Allah hanya menjadi skema hitam-putih yang kering. Pernyataan bahwa segala sesuatu di tabernakel Musa hanya menggambarkan Mesias dan tidak ada hubungan dengan manusia mana pun adalah sebuah reduksionisme yang mengabaikan bagaimana Allah bekerja melalui materi dan pribadi manusia. Maria adalah Tabut yang...
RABU PEKAN VII PASKAHSanto Bernardinus dari SienaBeato Yosefa H. StenmansWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 20:28-38Aku menyerahkan kamu
RABU PEKAN VII PASKAHSanto Bernardinus dari SienaBeato Yosefa H. StenmansWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 20:28-38Aku menyerahkan kamu kepada Tuhan yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu suatu bagian yang telah ditentukan. Bacaan dari Kisah Para Rasul: Dalam per
Dogma Maria Diangkat ke Surga bukanlah sekadar penghormatan emosional yang
berlebihan atau sisa-isa feodalisme agama. Ia adalah kesimpulan tak terelakkan
dari inkarnasi Kristus. Jika kita percaya Yesus adalah Allah yang menjadi manusia,
maka menghormati wadah tempat Ia menjadi manusia adalah keharusan logika
yang paling dasar.
Bagi telinga yang terbiasa dengan rasionalisme sempit atau pandangan dunia yang "alergi" pada keindahan, klaim bahwa seorang wanita desa dari Nazaret diangkat tubuh dan jiwanya ke kemuliaan surgawi mungkin terdengar seperti dongeng pengantar tidur. Namun, mari kita jujur: jika Anda bisa menerima bahwa Tuhan menciptakan semesta dari ketiadaan ( creatio...
Tuhan bukan angka. Tuhan adalah relasi ( relatio ). Kesalahan fatal
video tersebut adalah mencoba memasukkan Samudra Ilahi ke
dalam gelas plastik logika manusia yang sempit. Ketika kita
menolak Tritunggal, kita bukan sedang memurnikan
monoteisme, melainkan sedang mereduksi Tuhan menjadi
sebuah entitas soliter yang dingin, narsistik, dan tidak mampu
mengasihi dalam diri-Nya sendiri.
Banyak orang terjebak dalam jebakan aritmetika saat berbicara
tentang Tuhan. Mereka memperlakukan Alkitab seolah-olah itu
adalah buku akuntansi, di mana satu tambah satu harus selalu
dua, dan jika ada tiga, maka dianggap sebagai korupsi teks atau
konspirasi sejarah.
Berdasarkan analisis teks yang mendalam pada Kolose 2:14, Iblis selama ribuan tahun mengira bahwa ia memegang sebuah dokumen legal atau surat utang yang berisi ketentuan-ketentuan hukum yang mendakwa, mendakwa, dan mengikat umat manusia di bawah cengkeraman neraka akibat pelanggaran dosa. Dokumen inilah yang ia gunakan sebagai alat bukti di hadapan takhta keadilan Allah untuk menuntut manusia. Namun, di atas bukit Golgota, Kristus tidak sekadar merobek dokumen surat utang tersebut; Ia melakukan tindakan hukum yang jauh lebih radikal, yaitu memakukannya pada kayu salib-Nya sendiri.
Dalam obrolan agama sehari-hari yang sering kali dangkal dan sekadar menyentuh permukaan, peristiwa Jumat Agung kerap kali mengalami distorsi atau salah paham yang akut. Banyak orang, termasuk sebagian umat beriman, mengira bahwa tragedi penyaliban di Bukit Golgota adalah sebuah drama kegelapan di mana Iblis memegang kendali penuh atas situasi, sementara...
Kristen Mesianik Unitarian adalah sebuah anomali sejarah. Mereka bukan "Akar
Ibrani" yang asli, melainkan "Ranting Plastik" yang ditempelkan pada batang
pohon yang salah. Dengan menolak keilahian penuh Kristus, mereka kehilangan
dasar penebusan. Dengan memaksakan Taurat lama, mereka menyia-nyiakan
kemerdekaan anak-anak Allah.
Selamat datang di era di mana "kebenaran" sering kali hanyalah hasil dari algoritma pencarian yang dangkal dan kerinduan romantis pada masa lalu yang sebenarnya tidak pernah ada. Akhir-akhir ini, kita menyaksikan kembalinya sebuah hantu lama yang mengenakan jubah baru: Kristen Mesianik Unitarian (sering kali beraroma Arianisme). Mereka datang dengan janji...
Penelusuran lintas dimensi yang telah kita lakukan membawa kita pada satu kesimpulan yang kokoh dan tidak tergoyahkan: Yesus Kristus adalah YHWH Perjanjian Lama yang telah menjadi sejarah, yang mengambil wajah manusia, dan berjalan di atas tanah ciptaan-Nya sendiri.
Seringkali muncul sebuah kesalahpahaman kuno yang terus direproduksi dalam diskursus modern: anggapan bahwa Allah dalam Perjanjian Lama adalah entitas yang berbeda dengan Allah dalam Perjanjian Baru. Pandangan keliru ini-yang berakar dari banyolan heresi Marcionisme pada abad kedua-menggambarkan YHWH (nama sakral Allah dalam tradisi Ibrani) sebagai Hakim yang kejam, legalistik, dan...
Kesetiaan Paulus dan Yesus mengajarkan arti sejati dari pelayanan dalam cinta dan pengorbanan.
Ada perjumpaan, ada perpisahan. Meninggalkan tempat yang sulit itu mudah, tetapi meninggalkan tempat yang nyaman sering kali sungguh berat. Dalam Bacaan Pertama, Paulus berpamitan kepada para...
SELASA PEKAN VII PASKAHWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 20:17-27Aku dapat mencapai garis akhir, dan menyelesaikan pelayanan yang ditug
SELASA PEKAN VII PASKAHWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 20:17-27Aku dapat mencapai garis akhir, dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus. Bacaan dari Kisah Para Rasul: Dalam perjalanannya ke Yerusalem Paulus menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan sup
Dalam setiap tantangan, iman dan Roh Kudus menuntun kita menuju kemenangan sejati.
Pertobatan dan keberanian menghadapi tantangan adalah dua hal penting dalam hidup Kristiani. Kita tidak bisa sungguh mengikuti Kristus jika menolak untuk berubah dan enggan menghadapi penderitaan...
SENIN PEKAN VII PASKAHBeato Willem ToulouseSanto Yohanes I – Paus & MartirSanto Leonardus MurialdoSanto Feliks dari CantaliceWarna Liturgi: Putih Baca
SENIN PEKAN VII PASKAHBeato Willem ToulouseSanto Yohanes I – Paus & MartirSanto Leonardus MurialdoSanto Feliks dari CantaliceWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 19:1-8Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya? Bacaan dari Kisah Para Rasul: Ketika Apolos masih berada
Komunikasi sejati dimulai dari hati yang bersatu dalam doa, menanti bimbingan Roh Kudus.
Namun biarlah orang-orang yang hadir di sini sekarang menyatakan kejahatan apakah yang mereka dapati, ketika aku dihadapkan di Mahkamah Agama.
Atau mungkinkah karena satu-satunya perkataan yang aku...
PEKAN VII PASKAHHARI MINGGU KOMUNIKASI SEDUNIAWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 1:12-14Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa. B
PEKAN VII PASKAHHARI MINGGU KOMUNIKASI SEDUNIAWarna Liturgi: Putih Bacaan I – Kisah Para Rasul 1:12-14Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa. Bacaan dari Kisah Para Rasul: Setelah Yesus diangkat ke surga, dari bukit yang disebut Bukit Zaitun kembalilah para rasul ke Yerusalem yang hanya seper
Maria mengajarkan kita untuk mendengarkan dan berdoa dalam keheningan, membangun hubungan intim dengan Bapa.
Hari ini kita merenungkan Sabda Tuhan dalam terang peringatan Santa Perawan Maria, Ratu Para Rasul. Maria bukan hanya Bunda Yesus, melainkan juga Bunda Gereja. la hadir di tengah para rasul bukan...