Damai Kasih Channel
DKC
Damai Kasih Channel
πŸ“

Artikel

πŸ“–

Kitab Suci

πŸ•

Renungan

πŸ“•

Katekismus

β™š

Lainnya

Home

Renungan Harian Katolik, Selasa, 13 Oktober 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan

SELASA PEKAN BIASA XXVIIIWarna Liturgi: Hijau

Mirifica (Komsos KWI) Β·
Bagikan:
Renungan Harian Katolik, Selasa, 13 Oktober 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan
100%

SELASA PEKAN BIASA XXVIII
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – Galatia 4:31b-5:6

Sunat tidak berarti sama sekali; yang berarti hanyalah iman yang bekerja melalui cinta kasih.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia:

Saudara-saudara, kita bukanlah anak dari wanita hamba, melainkan dari wanita yang merdeka. Sebab Kristus telah memerdekakan kita, supaya kita benar-benar merdeka. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau tunduk lagi di bawah kuk perhambaan. Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu, Jika kalian menyunatkan diri, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. Sekali lagi kukatakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. Kalian lepas dari Kristus, jika kalian mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kalian hidup di luar kasih karunia! Sebab oleh Roh dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan. Sebab bagi orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat sama sekali tidak mempunyai arti. Yang berarti hanyalah iman yang bekerja oleh kasih.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 119:41.43.44.45.47.48 – Refren:41a

Semoga kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan.

  • Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya Tuhan, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu,
  • Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu.
  • Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya.
  • Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu.
  • Aku hendak bergembira dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.
  • Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
Bait Pengantar Injil – Ibrani 4:12

Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji segala pikiran dan maksud hati.

Bacaan Injil – Lukas 11:37-41

Berikanlah sedekah dan semuanya menjadi bersih.

Inilah Injil Suci menurut Lukas:

Pada suatu ketika, selesai mengajar, Yesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Yesus ke rumah itu, lalu duduk makan. Tetapi orang Farisi itu heran melihat Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan. Lalu Tuhan berkata kepadanya, β€œHai orang-orang Farisi, kamu membersihkan cawan dan pinggan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah yang menjadikan bagian luar, Dialah juga yang menjadikan bagian dalam? Maka berikanlah isinya sebagai sedekah, dan semuanya akan menjadi bersih bagimu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Ada seorang mahasiswa yang sangat sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk persidangan skripsi yang beberapa hari lagi akan dihadapinya. Mahasiswa ini sibuk meminjam jas, kemeja putih, dasi, celana bahan hitam, sepatu pantofel, dan sebagainya. Pada saat harinya tiba, ketika sidang skripsi berlangsung, mahasiswa ini tak bisa menjawab banyak pertanyaan dari para dosen penguji. Bahkan pertanyaan mendasar pun tidak dapat dijawabnya dengan sempurna. Ternyata dia terlalu sibuk mempersiapkan hal-hal luaran: Penampilan dan hal-hal administratif lainnya, dan malah lupa mempersiapkan diri untuk ujian itu sendiri.

Contoh ini menunjukkan kepada kita banyaknya orang yang hanya fokus memerhatikan tampilan atau hal-hal luaran sampai lupa memerhatikan kedalaman. Orang tak pernah bisa sampai pada β€œinti; esensi” atau β€œhal terpenting” karena sudah terlalu lelah berputar-putar di β€œpinggiran”; tak pernah berhasil menyelam ke kedalaman karena sudah lelah mengambang di permukaan. Dalam Injil hari ini, ditekankan pentingnya aspek kedalaman. Yesus diundang makan oleh salah seorang Farisi. Dalam kesempatan itu, Yesus memperingatkan orang-orang yang telah mengundangnya bahwa mereka harus selalu menengok ke dalam diri mereka sendiri, β€œβ€¦ kalian membersihkan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan!” Yesus tahu bahwa mereka terlalu banyak menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan pikiran untuk β€œmenjadi bersih” secara lahiriah. Menjadi bersih secara lahiriah itu baik, namun yang lebih penting adalah apakah hati (dimensi batiniah) kita pun bersih. Dalam zaman kita sekarang, peringatan Yesus ini masih relevan, yakni untuk selalu melihat ke dalam diri kita masing-masing. Sebab, banyak orang yang semakin tak mampu untuk berintrospeksi dan merasa segalanya sudah baik-baik saja.

Tuhan, semoga kami lebih fokus memperelok kedalaman spiritual kami daripada hanya terus sibuk memperindah tampilan artifisial. Kami percaya, Engkau adalah Allah yang melihat hati. Maka, jadikanlah pula hati kami seperti hati-Mu, amin.

This image has an empty alt attribute; its file name is ChatGPT-Image-Jun-4-2026-04_04_43-PM-1.png

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor

Komsos KWI

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Artikel Terkait