RABU PEKAN BIASA XXX
Pesta Santo Simon & Yudas β Rasul
Warna Liturgi: Merah
Bacaan I β Efesus 2:19-22
Kamu dibangun di atas dasar para rasul.
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:
Saudara-saudara, kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan orang kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di atas Dia tumbuhlah seluruh bangunan, yang rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan. Di atas Dia pula kamu turut dibangun menjadi tempat kediaman Allah dalam Roh.
Demikianlah Sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan β Mazmur 19:2-3.4-5 β Refren:5a
Di seluruh dunia bergemalah suara mereka.
- Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan Cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.
- Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.
Bait Pengantar Injil
Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.
Bacaan Injil β Lukas 6:12-19
Yesus memilih dari antara murid-murid-Nya dua belas orang yang disebut-Nya rasul.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa, Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Keesokan harinya, ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul. Mereka itu ialah: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.
Lalu Yesus turun bersama mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar. Di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya, dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem, dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena dari pada-Nya keluar suatu kuasa, dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan.
Renungan
Dalam Injil hari ini, Yesus menetapkan dua belas orang pilihan untuk menjadi rasul-Nya. Ditegaskan bahwa Yesus naik ke atas bukit terlebih dahulu untuk berdoa sepanjang malam. Yesus hendak memilih dua belas orang rasul, yakni orang-orang terdekat yang akan menjadi rekan kerja-Nya dalam menyukseskan misi penebusan-Nya di dunia, maka Ia sungguh serius memikirkannya dengan memohon bantuan Allah. Kebiasaan Yesus ini mengajarkan kepada kita untuk memohon bantuan Tuhan atau mengambil waktu hening setiap kali kita hendak mengambil keputusan penting dalam hidup kita.
Dalam ayat selanjutnya, dikisahkan bahwa Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki Nya dan mereka pun datang kepada-Nya. Tentu kita semua punya kerinduan agar hidup kita ini dapat bermanfaat bagi banyak orang. Kita mendambakan hidup yang menjadi berkat untuk sesama, bukan hanya untuk diri kita sendiri atau keluarga kita saja, melainkan juga untuk lebih banyak lagi masyarakat. Oleh karena itu, mari kita pun bersedia datang ketika Tuhan memanggil kita untuk menghadap-Nya dan menyanggupi ketika Ia memberikan suatu tugas dan tanggung jawab kepada kita.
Kedua belas rasul yang menerima tanggung jawab tersebut disebutkan namanya dalam Injil hari ini. Dua di antaranya adalah rasul yang kita rayakan pestanya pada hari ini: Santo Simon Zelot dan Santo Yudas anak Yakobus. Jika kita hidup pada zaman Yesus dan Ia tak hanya memilih dua belas orang laki-laki, melainkan lebih banyak calon rasul lainnya lintas gender-lintas usia-lintas bangsa, apakah kira-kira nama kita juga akan layak masuk nominasi atau pantas tersebutkan dalam daftar nama para murid-Nya? Selanjutnya, jika kita memang dipilih, apakah kita akan siap mengemban kepercayaan-Nya? Mari kita selalu berusaha memantaskan diri!
Tuhan, semoga kami layak menjadi murid-Mu karena selalu mengusahakan hidup yang selaras dengan kehendak-Mu. Semoga kami juga menghidupi gelar sebagai βmurid Kristusβ itu dengan penuh komitmen dan keberanian, amin.
HUT Kelahiran Mgr. Valentinus Saeng CP (Uskup Sanggau)

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor
Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.