Damai Kasih Channel
DKC
Damai Kasih Channel
Home

Renungan Harian Katolik, Kamis, 20 Agustus 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan

KAMIS PEKAN BIASA XXPeringatan Wajib Santo Bernardus – Abas & Pujangga Gereja Warna Liturgi: Putih Bacaan I – Yehezkiel 36:23-28Kalian akan Kuberi hat

Mirifica (Komsos KWI) ·
Bagikan:
Renungan Harian Katolik, Kamis, 20 Agustus 2026, Bacaan, Mazmur, Injil dan Renungan
100%

KAMIS PEKAN BIASA XX
Peringatan Wajib Santo Bernardus – Abas & Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Putih

Bacaan I – Yehezkiel 36:23-28

Kalian akan Kuberi hati dan Roh yang baru di dalam batinmu.

Bacaan dari Nubuat Yehezkiel:

Tuhan bersabda kepadaku, “Katakanlah kepada kaum Israel: Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar, yang sudah dinajiskan di tengah para bangsa, dan yang kalian najiskan di tengah-tengah mereka. Dan para bangsa akan tahu bahwa Akulah Tuhan, ” demikianlah sabda Tuhan Allah, “manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan para bangsa. Aku akan menjemput kalian dari antara para bangsa dan mengumpulkan kalian dari semua negeri dan akan membawa kalian kembali ke tanahmu.

Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kalian. Dari segala kenajisan dan dari segala berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kalian. Kalian akan Kuberi hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu. Hati yang keras membatu akan Kuambil dari batinmu dan hati yang taat lembut akan Kuberikan kepadamu. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kalian hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kalian akan mendiami negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kalian akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Allahmu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 51:12-15.18-19 – Refren:Yeh 36:25

Aku akan mencurahkan air jernih kepadamu, dan kalian akan disucikan dari segala kenajisanmu.

  • Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
  • Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang durhaka, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
  • Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; dan kalaupun kupersembahkan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Bait Pengantar Injil – Mazmur 95:8ab
Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah sabda Tuhan.

Bacaan Injil – Matius 22:1-14

Undanglah setiap orang yang kalian jumpai ke pesta nikah ini.

Inilah Injil Suci menurut Matius:

Pada suatu ketika Yesus berbicara kepada para imam kepala dan pemuka rakyat dengan memakai perumpamaan. Ia bersabda, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan nikah untuk anaknya. Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan nikah itu tetapi mereka tidak mau datang.

Raja itu menyuruh pula hamba-hamba lain dengan pesan, ‘Katakanlah kepada para undangan: Hidanganku sudah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih. Semuanya telah tersedia. Datanglah ke perjamuan nikah ini.’ Tetapi para undangan itu tidak mengindahkannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap para hamba itu, menyiksa dan membunuhnya.

Maka murkalah raja itu. Ia lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka. Kemudian ia berkata kepada para hamba, ‘Perjamuan nikah telah tersedia, tetapi yang diundang tidak layak untuk itu. Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kalian jumpai di sana ke perjamuan nikah itu. Maka pergilah para hamba dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan nikah itu dengan tamu.

Ketika raja masuk hendak menemui para tamu, ia melihat seorang tamu yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya, ‘Hai saudara, bagaimana Saudara masuk tanpa berpakaian pesta?’ Tetapi orang itu diam saja. Maka raja lalu berkata kepada para hamba, ‘Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap; di sana akan ada ratap dan kertak gigi.’ Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Di kalangan petugas liturgi, dikenal istilah jenaka: “Laskar Kristus Divisi Intel” – umat yang hanya tampak saat Natal dan Paskah. Mereka seperti agen rahasia yang muncul dua kali setahun, lalu menghilang lagi. Fenomena ini mencerminkan tantangan nyata Gereja: Banyak yang merasa cukup “menyapa” Tuhan setahun dua kali, tanpa komitmen hidup beriman yang nyata setiap hari. Yesus hari ini berbicara tentang undangan ke pesta perjamuan. Banyak yang menolak untuk datang, sementara yang lain diundang dari jalanan. Namun, masih ada yang diusir karena tidak mengenakan pakaian pesta. Ini bukan soal baju, melainkan kesiapan batin, komitmen hidup, dan tanggapan yang sungguh pada rahmat Allah.

Santo Bernardus Abas adalah contoh orang yang tidak sekadar hadir, tetapi hidup total untuk Allah. Ia meninggalkan kenyamanan dunia demi hidup doa dan pelayanan. Ia menulis, “Cinta tidak mengukur, cinta tidak menimbang, cinta hanya memberi.” Hidupnya adalah pakaian pesta: kesetiaan, ketulusan, dan cinta kepada Kristus. Maka, marilah kita jangan hanya hadir di gereja saat hari besar, tetapi menghidupi iman setiap hari, mengenakan pakaian pesta dalam bentuk pertobatan, kesetiaan, dan kasih yang nyata. Jangan sampai kita sekadar jadi tamu yang datang tapi tak siap.

Tuhan, jadikan hati kami tempat tinggal-Mu setiap hari, bukan hanya sesekali. Semoga kami hidup setia seperti Santo Bernardus, demi kemuliaan-Mu, amin.

This image has an empty alt attribute; its file name is ChatGPT-Image-Jun-4-2026-04_04_43-PM-1.png

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor

Komsos KWI

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Artikel Terkait